Pengetahuan Tradisional

Resep Uli Bakar Betawi yang Legit dan Gurih

Produk kuliner khas Betawi yang tidak kalah populer adalah uli bakar. Kekhasan uli bakar Betawi selain dipanggang atau dibakar, taburan serundeng yang bisa divariasikan dengan gula pasir terasa nikmat dan gurih. Dahulu, uli bakar Betawi kerap menjadi menu suguhan yang tidak luput dalam momen hajatan atau syukuran. Tidak jarang juga kudapan yang berbahan utama beras ketan itu menjadi sajian di pagi hari yang turut dihidangkan dengan teh hangat atau kopi.

Ada beberapa hal yang harus diketahui sehingga sajian uli bakar dapat terasa nikmat dan gurih. Mulai dari jenis bahan, pemilihan bahan segar hingga cara mengolahnya. Berikut ini resep dan cara membuat uli bakar Betawi yang bisa Sobat Budaya buat di rumah.

Bahan uli

 

500 gram beras ketan putih (bisa disesuaikan kebutuhan)

1/2 butir kelapa

1/2 sdm garam

air secukupnya

 

Bahan serundeng:

1/2 butir kelapa

3 siung bawang putih

3 siung bawang merah

2 lembar daun salam

1 ruas lengkuas

1/2 sdm garam

10 gram gula merah

4 sdm gula pasir

 

Cara mengolah kelapa menjadi serundeng

  • Ulek bawang merah dan bawang putih hingga halus. Jangan lupa keprek juga lengkuas. Setelah itu, lanjutkan dengan memarut kelapa.
  • Selanjutnya, tumis bumbu yang sudah dihaluskan bersama daun salam, gula merah, dan lengkuas menggunakan sedikit minyak. Jika baunya sudah harum, masukkan kelapa. Tambahkan garam untuk bumbu, lalu aduk-aduk agar tidak gosong.
  • Sangrai sampai kelapa kering dan warnanya berubah kuning keemasan. Jika sudah matang, angkat dan dinginkan serundeng. Kemudian, tumbuk serundeng hingga halus. Terakhir, tambahkan gula pasir, aduk gula, dan serundeng hingga tercampur rata.

 

Cara membuat uli bakar

  • Cuci ketan dan rendam menggunakan air panas selama 1 jam. Jika sudah, bilas dengan air hingga ketan bersih. Kukus ketan selama 15 menit. Sembari menunggu ketan, kupas kulit kelapa dan parut bagian putihnya.

 

  • Berikutnya, angkat dan pindahkan ketan ke wadah tahan panas. Campur ketan bersama sedikit air, kelapa, dan garam, lalu aduk rata. Diamkan sebentar agar meresap. Kukus kembali selama 20 menit. Tunggu hingga ketan matang.
  • Angkat ketan yang sudah matang, lalu tuang dalam wadah dan tumbuk hingga menyatu. Supaya hasilnya maksimal, lakukan selagi masih panas.
  • Gunakan ulekan yang dibungkus dengan plastik supaya nanti tidak lengket saat ditumbuk. Jika sudah, padatkan ketan ke wadah yang telah dialasi daun pisang atau plastik. Biarkan suhunya dingin terlebih dahulu.
  • Apabila uli sudah dingin dan bentuknya solid, potong-potong dengan ukuran sesuai selera. Panggang uli sampai tiap sisinya berubah kecokelatan. Gunakan wajan antilengket untuk hasil maksimal.
  • Setelah warna seluruh sisinya menjadi kecoklatan, angkat lalu uli bakar siap disajikan. Kudapan ini terasa nikmat dengan taburan serundeng yang bisa divariasikan dengan gula pasir.

 

Selamat mencoba ya Sobat Budaya

 

(diolah dari berbagai sumber)

Bujaka - Aplikasi Budaya Jakarta

DINAS KEBUDAYAAN PROVINSI DKI JAKARTA
Jalan Gatot Subroto Kav. 40-41 Lt. 11 dan 12
Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi
Jakarta Selatan
DKI Jakarta, 12950
(021) 252-3164
dinaskebudayaandki@gmail.com