Taman Cut Meutia

KITLV A134 - Van Heutsz-monument te Batavia 1934 KITLV 77010 (1).jpg
Monumen Van Heutsz, didirikan sebagai penghargaan kepada Jenderal Johannes Benedictus van Heutsz yang dianggap sebagai pahlawan oleh Pemerintah Kolonial Belanda karena berhasil menaklukkan Aceh. Pendirian monumen ini sempat dikecam oleh Perkumpulan Pemuda Pelajar Indonesia yang mengeluarkan pernyataan bahwa pendirian monumen ini akan memperdalam luka di hati rakyat Indonesia, karena sejarah Van Heitsz adalah sejarah penderitaan bagi rakyat Indonesia. Monumen ini dirancang oleh arsitek Belanda Willem Marinus Dudok yang berkolaborasi dengan pematung Hendrik van den Eynde. Pada masa pendudukan Jepang, monumen ini dirusak oleh tantara Dai Nippon. Akhirnya monumen ini dihancurkan pada 1953 atas perintah Presiden Soekarno. Lahan dimana monumen itu pernah berdiri kini menjadi Taman Cut Meutia.


Sumber : Tim Sejarah Penataan Kawasan Stasiun Gondangdia, 2021.


QUOTES

“Manusia tanpa cita-cita adalah mati. Cita-cita tanpa kerja adalah mimpi. Idaman yang menjadi andalan adalah kebahagiaan.”
- Ali Sadikin -
Gubernur DKI Jakarta 1966 - 1977
“Emang rejeki kagak kemane, tapi kalo lo gak kemane-mane mana mau dapet rejeki.”
- H. Benyamin Sueb -
Seniman Betawi