Si Jantuk Stand Up Comedy A La Betawi

Dalam seni komedi modern saat ini dikenal dengan standup comedy atau lawakan yang dibawakan oleh seseorang yang berdiri di panggung. Bercerita tentang materi lawak yang menghibur penonton di depannya. Rupanya, seni komedi seperti ini sudah ada di dalam tradisi budaya Betawi.
 
Di dalam tradisi budaya Betawi dikenal dengan Topeng Jantuk, atau lakon Si Jantuk. Kesenian ini dipopulerkan oleh legenda seniman Betawi Haji Bokir dan Jiung.  Pertunjukkan Topeng Si Jantuk ini merupakan bagian dari penutup dari kesenian topeng Betawi yang dipertunjukkan semalam suntuk dalam acara pernikahan dan acara-acara lainnya.
 
Melalui pementasan itu, para penonton bisa menyerap bahasa Betawi asli. Topeng biasanya diawali dengan musik dari gamelan serta nyanyian yang dibawakan sinden. Tidak lama berselang, muncul setidaknya tiga orang penari yang melenggak-lenggok mengikuti irama musik.
 
Topeng Si Jantuk biasanya diawali dengan musik dari gamelan serta nyanyian yang dibawakan sinden. Tidak lama berselang, muncul setidaknya tiga orang penari yang melenggak-lenggok mengikuti irama musik.
 
Dikutip dari Antara, budayawan Betawi dari Lembaga Kebudayaan Betawi Atien Kisam menyebutkan bahwa Jantuk sendiri merupakan karakter seorang tokoh Betawi. Ia adalah seorang paruh baya yang kerap memberikan nasehat kepada pasangan yang melangsungkan pernikahan. Materi nasehat tersebut, kata Atien, yang berkaitan dengan persoalan kehidupan rumah tangga.
 
"Pada dahulu (lakon Jantuk) sangat sangat digandrungi. Karena buat nasehat orang pernikahan, karena orang berkawin itu bukan hanya menjalani bahtera rumah tangga saja tapi apabila ada gelombang sadar nggak kita menjalaninya, nah itu ada pantun nasehat dari lakon Pak Jantuk itu sendiri," jelas Atien.
 
Atien mengungkapkan saat ini lakon Jantuk sudah sangat jarang ditemui dalam acara pernikahan atau pentas lainnya karena budaya tersebut sudah mulai menghilang. Menurut dia untuk memerankan karakter seorang Jantuk dinilai sulit dan butuh keahlian khusus.
 
Salah satu keahlian yang harus dikuasai oleh pemeran Jantuk di panggung adalah pandai berpantun. Namun, dari pantun-pantun yang ia berikan berisi nasehat-nasehat kepada calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan.


QUOTES

“Manusia tanpa cita-cita adalah mati. Cita-cita tanpa kerja adalah mimpi. Idaman yang menjadi andalan adalah kebahagiaan.”
- Ali Sadikin -
Gubernur DKI Jakarta 1966 - 1977
“Emang rejeki kagak kemane, tapi kalo lo gak kemane-mane mana mau dapet rejeki.”
- H. Benyamin Sueb -
Seniman Betawi