Tradisi Hajat Bumi

Tradisi Hajat Bumi merupakan sebuah tradisi leluhur yang diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Tradisi Hajat Bumi biasanya dilakukan setahun sekali, sebagai bentuk rasa syukur terhadap Allah SWT atas hasil bumi yang melimpah selama satu tahun. Hajat Bumi ini juga bertujuan untuk meminta keberkahan dan keselamatan bagi seluruh warga kampung serta menjadi ajang silaturahmi antar sesama warga kampung.
 
Tradisi Hajat Bumi biasanya menggabungkan tradisi budaya Betawi dan Sunda dengan nuansa agama Islam seperti yang dilakukan oleh warga Pondok Ranggon, Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur. Acara Hajat Bumi ini diisi dengan berbagai kesenian seperti ondel-ondel, bodoran Betawi, jaipongan dan gambang kromong, dan lomba panjat pinang. Acara-acara tersebut digelar dengan harapan bisa menghibur masyarakat.
 
Adapun acara Hajat Bumi yang digelar di Cipayung, Jakarta Timur biasa dinamakan sebagai Hajat Bumi Kramat Ganceng. Tradisi ini sudah dilakukan secara turun temurun di wilayah Cipayung, Jakarta Timur.


QUOTES

“Manusia tanpa cita-cita adalah mati. Cita-cita tanpa kerja adalah mimpi. Idaman yang menjadi andalan adalah kebahagiaan.”
- Ali Sadikin -
Gubernur DKI Jakarta 1966 - 1977
“Emang rejeki kagak kemane, tapi kalo lo gak kemane-mane mana mau dapet rejeki.”
- H. Benyamin Sueb -
Seniman Betawi