Tok Kadal Dua Batu

Tok Kadal Dua Batu adalah salah satu permainan anak-anak tradisional Betawi. Di beberapa daerah ada yang menyebutnya dengan nama Kalawadi. Permainan ini berasal dari anak-anak pada zaman dahulu yang kaget melihat seekor kadal dan kemudian memukulnya hingga kadal tersebut melompat hingga sangat jauh. Dari kejadian tersebut maka dibuatlah sebuah permainan yang menirukan seekor kadal yang dipukul sambil melompat-lompat.
 
Permainan dilakukan oleh dua kelompok. Pada saat permainan akan dimulai, masing-masing ketua kelompok melakukan undian atau suit. Kelompok yang menang bisa memulai terlebih dahulu dan yang kalah menjadi kelompok yang jaga. Permainan ini menggunakan alat  berupa kayu bulat dengan panjang kurang lebih 40 cm dan diameter 2,5-3 cm sebagai alat pemukul (penggetok). Kemudian ada kayu tambahan berukuran kurang lebih 10 cm yang digunakan sebagai simbol kadal.
 
Untuk bermain dibuatlah lubang di tanah lapang dengan diameter lubang kurang lebih 5 cm atau bisa diganti dengan memasangkan dua buah batu bata yang diletakkan secara berjajar dengan jarak kurang lebih 5 cm.


QUOTES

“Manusia tanpa cita-cita adalah mati. Cita-cita tanpa kerja adalah mimpi. Idaman yang menjadi andalan adalah kebahagiaan.”
- Ali Sadikin -
Gubernur DKI Jakarta 1966 - 1977
“Emang rejeki kagak kemane, tapi kalo lo gak kemane-mane mana mau dapet rejeki.”
- H. Benyamin Sueb -
Seniman Betawi