Eksistensi Budaya Betawi

Koleksi museum tidak dapat berbicara jika tidak disajikan dalam sebuah penyajian yang menarik di museum. Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri untuk Dinas Kebudayaan dan secara tidak langsung warga Kota Jakarta yang kini telah memiliki Museum Betawi. Beragam objek budaya Betawi bisa dilihat di museum tiga lantai ini. Pada lantai pertama disajikan delapan ikon budaya Betawi. Ondel-ondel, kembang kelapa, ornamen gigi balang, baju sadariah, kebaya kerancang, batik Betawi, kerak telor, dan bir pletok merupakan ciri khas masyarakat Betawi dan jati diri Provinsi DKI Jakarta.

Beragam makna kehidupan terkandung pada delapan ikon budaya Betawi tersebut. Koleksi budaya Betawi semakin lengkap dengan adanya koleksi berupa peralatan rumah tangga dan alat musik di lantai 2.  Berjalan menyusuri lantai 3 maka akan dijumpai koleksi wayang golek, wayang kulit, lukisan dan foto komedian. Seluruh koleksi telah tertata sedemikian rupa disertai penjelasan dan telah dilengkapi dengan QR Code. Informasi tersebut berisi deskripsi detail, foto, atau video.

Seluruh koleksi yang disajikan museum semakin menunjukkan bahwa budaya Betawi amat beragam dan harus dilestarikan oleh seluruh pihak. Dalam rangka memperkaya sajian informasi koleksi, pengelola Museum Betawi melakukan kegiatan tata pamer Galeri Komedi Betawi. Dukungan dari Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dilakukan melalui Seksi Sejarah dan Permuseuman dengan memberikan masukan terkait tata pamer galeri dan museum. Mari kita sumbangkan segala pemikiran kreatif untuk semakin memajukan Budaya Betawi melalui Museum Betawi!


QUOTES

“Manusia tanpa cita-cita adalah mati. Cita-cita tanpa kerja adalah mimpi. Idaman yang menjadi andalan adalah kebahagiaan.”
- Ali Sadikin -
Gubernur DKI Jakarta 1966 - 1977
“Emang rejeki kagak kemane, tapi kalo lo gak kemane-mane mana mau dapet rejeki.”
- H. Benyamin Sueb -
Seniman Betawi